| Ajang Kreasi Pelajar Terbesar Dimulai! |
| Written by Malang Post | |||
|
Sejak pukul 14.00, SMA Tugu telah disesaki oleh ratusan siswa SMP-SMA yang ingin mengikuti acara yang bakal berlangsung hingga hari Minggu (27/11) nanti. Mengusung tema utama traditional game, gelaran MSC 2011 dibuka oleh MC bersuara renyah, Helmi Adrian yang menyapa ramah para peserta. “Acara yang digelar M-Teens Malang Post ini bakal berlangsung seru,” ungkap Helmi di hadapan seluruh tamu undangan dan pelajar yang hadir. Melanjutkan acara, penampilan tari Banyuwangian Jejer Gandrung yang dibawakan oleh siswi kelas 9 SMPK Santa Maria, Vian Loveta menyita perhatian para peserta. Suasana tradisional yang hendak dibangun panitia sejak awal kompetisi semakin kental terasa dengan keprakan kendang musik tradisi Jawa yang mengalun memenuhi hall SMA Tugu. Lenggak-lenggok tarian Vian pun mampu mencairkan atmosfer ruangan yang telah dipenuhi oleh peserta M-teens Model dan M-Teens Choir Competition serta suporter dari masing-masing sekolah peserta kompetisi. Dua Putri Kartini tahun 2010 dan 2011, Gita Nur Cholifah dan Ragilda Rachma juga tak ingin ketinggalan menghibur para peserta kompetisi dengan lantunan tembang pop. Gita membawakan lagu Jomblowati dari She dan Karena Ku Sanggup milik Agnes Monica, sedangkan Gilda menyanyikan lagu Moving On yang dipopulerkan Andien dan Cinta Dua Hati milik Afgan. Di tengah acara, penanggung jawab MSC 2011, Dewi Yuhana, S.Psi. memberikan sambutan bagi peserta. Wanita yang akrab disapa Hana ini menerangkan, M-Teens ingin memberi wadah bagi kreativitas siswa Malang Raya. Bahkan, apabila acara MSC 2011 ini berjalan lancar, ia berangan untuk menggelar kompetisi pelajar tingkat provinsi yang tentunya bakal lebih meriah dari even sekarang. “Mari kita sama-sama membesarkan M-Teens untuk menampung kreativitas anak muda. Kalau even ini sukses, kami bakal mengadakan kompetisi tingkat Jawa Timur,” tandasnya di hadapan ratusan peserta yang disambut tepuk tangan riuh.
Gayung bersambut, harapan M-Teens untuk menyelenggarakan even tingkat provinsi tampaknya mendapatkan jalan mulus. Apalagi, selain dihadiri oleh Direktur Malang Post, Juniarno D Purwanto, Aula SMAN Tugu juga kedatangan perwakilan Kepala Dinas Provinsi Jatim, Hadi Wiyono, Koordinator Pengawas yang juga didapuk untuk membuka acara. Kehadiran pria ini pun secara tak langsung memberikan rambu hijau bagi M-Teens untuk melaksanakan acara yang dianggap Hadi sebagai acara yang positif. “Even M-Teens School Competition 2011 sangat baik untuk mewadahi kreativitas pelajar Jawa Timur,” tandasnya. Begitu dibuka oleh Hadi, MSC 2011 langsung dilanjutkan dengan M-Teens Choir Competition yang tak kalah menarik. Diikuti oleh grup paduan suara dari SMAN 7 Malang, MAN 3 Malang dan SMAN 8 Malang, tiap peserta berusaha menampilkan harmonisasi nada sopran, alto dan bass.
Menariknya, semua anggota 7 Choir memasang aksesoris bulu ala Indian di atas kepalanya. Salah satu anggota 7 Choir, Afinsa Wahyu mengungkapkan, kostum tersebut sengaja dipakai untuk menyesuaikan pakaian dengan lagu yang akan dibawakan. “Kami menyanyikan OST Pocahontas, Colors of The Winds. Karena itu, tim paduan suara juga pakai aksesoris Indian, biar cocok sama filmnya,” ungkap remaja putra yang akrab disapa Afin ini kepada M-Teens Malang Post. Tapi, 7 Choir tak hanya bermodalkan dandanan unik semata. Ia mengungkapkan, timnya telah berlatih keras untuk menghadapi kompetisi kemarin. Dengan bimbingan pelatih, Oktavianus Olla, Afin yakin bakal merenggut juara satu kompetisi dengan aransemen nada lagu wajib yang dibuat sekreatif mungkin. “Kami sudah latihan selama dua bulan. Jadi, kami memang mempersiapkan diri sebaik mungkin agar penampilan 7 Choir bagus,” tandas Afin. Dengan persiapan sepanjang itu, Siswa kelas 11 IPS ini yakin 7 Choir bisa memberikan performa terbaik dan membawa harum nama SMAN 7 Malang. Membawakan Cublak-Cublak Suweng dan Colors of The Winds, 7 Choirs juga menghibur penonton dengan koreografi yang menarik(fin/han)
sabhatansa.biz
|

M-Teens School Competition 2011 telah dimulai!. Opening ceremony yang diselenggarakan di Aula SMAN Tugu Kamis, (24/11) kemarin menjadi tanda dimulainya kompetisi kreativitas pelajar se-Malang Raya. Penantian para peserta yang tak sabar untuk berkompetisi akhirnya berakhir.










