| Sekolah & Refleksi Dalam Kehidupan |
| Written by biz-a dk | |
|
Sekolah memang tempat memperoleh pendidikan. Tapi nggak semua pendidikan bisa kamu dapatkan dari sekolah. Sekolah cuma pilihan untuk mendapatkan pendidikan. sampai sejauh ini pendidikan memang identik dengan sekolah. Yang kita perlu catat adalah nggak semua pendidikan adalah sekolah, meskipun semua sekolah memang merupakan tempat memperoleh pendidikan. Itulah yang mesti dicatat bahwa yang terpenting bukan sekolahnya, bukan selesai atau tidaknya kamu sekolah melainkan dapat apa dari kamu sekolah itu ? Kalo kita merasa nggak dapat apa-apa dari sekolah, artinya kamu cuma menjalankan sekolah itu sebagai bagian dari rutinitas kehidupan. kamu cuma menjalankan sekolah sebagai kegiatan yang biasa kamu lakukan tiap hari yaitu pergi, lalu pulang. hasilnya, kamu ndak bakal dapat apa-apa... Menurut saya inilah yang membuat banyak orang gagal dalam hidupnya, meskipun mereka telah menyelesaikan sekolahnya, mereka cuma menjalankan sekolah sekedar sebagai rutinitas dalam kehidupan. Mereka tidak menjalankan "kehidupan" di sana. Padahal, seharusnya mereka iktu "hidup" dalam kegiatan sekolah tersebut. Makanya kamu jangan "asal sekolah" kalo ingin sukses dan hebat. Kalian mesti menjalani sebuah sekolah sebagai sebuah kehidupan yang mesti kita jalankan dan pertanggungjawabkan. Apabila kamu terlibat di dalamnya kama menjalani sekolah itu sebagai sebuah kehidupan, kamu akan lebih bertanggung jawab pada hidupmu. Apabila kamu menjalani sekolah hanya sebagai rutinitas saja maka akan jadi beban buatmu sehingga akhirnya kamu menjalani hanya sebagai syarat sekedarnya dan asal-asalan sehingga di dalam benakmu timbul prinsip "yang penting selesai" itulah kenapa korelasi dalam kehidupan itu akan selalu berjalan seiring dengan perkembangan mental seseorang. seperti tokoh filsuf kenamaan yunani kuno pernah berkata "Hidup yang tidak dikoreksi, maka tidak layak buat diteruskan" Dalam kehidupan sekolah ataupun perkembangan mempelajari kehidupan pengetahuan dan tanggung jawab terhadap perjalanan hidup kamu sendiri juga berpengaruh
Semua terserah kalian, karena sejarah dan pengalaman dalam berkehidupan itu tergantung dari pribadi kalian dalam memperlakukan sejarahmu sendiri. Apakah kamu akan jadi orang yang dilupakan dan tidak akan pernah dianggap pernah hidup dalam sejarah karena tidak pernah melakukan apapun yg berharga dan dahsyat dalam hidupmu ? atau sebaliknya kamu bakal dikenang banyak orang karena telah melakukan sesuatu yg dahsyat yang tidak biasa ? Lalu apa korelasi dalam kehidupan bersekolah itu tadi dan representasi tanggung jawab dalam kehidupan kita ? jawabannya sederhana yaitu
Jadikan sekolah itu sebagai bagian dari hidupmu. Bukan sekolah yang hanya mengajarkan teori yang hanya menjadikanmu penghafal rumus dsb akan tetapi jadikan sekolah itu yang mengajarimu kehidupan atau cara memperjuangkan kehidupan itu. Tapi ingat, tujuan dan konsep dasar dari pendidikan itu adalah aktualisasi dan korelasi itu dalam keseharianmu. Sepandai apa pun kamu, jika ilmu cuma ada di kepalamu percuma aja. Sebab pendidikan harus bisa membuatmu siap hidup, siap belajar, dan siap pakai
sabhatansa.biz
|












